Tahukah Anda Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi?

Kebanyakan orang mengkonsumsi mie ditemani dengan nasi, namun tahukah anda bahaya makan mie dicampur nasi?

Orang Indonesia sering bilang, “Kalau belum makan nasi, itu namanya belum makan”. Jadi, meskipun sudah makan mie, namun kalau belum mencampurnya dengan nasi sama saja belum makan.

Maka dari itulah, kebanyakan orang Indonesia makan mie dan dicampur dengan nasi. Namun, dibalik kenikmatan dan kelezatan makan mie instan yang dicampur nasi, disitu terdapat beberapa bahaya untuk kesehatan.

Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi

Bahaya Makan Mie di Campur Nasi

Menurut ungkapan Dr. Oz Indonesia, memakan mie dengan nasi ternyata sangat tidak baik untuk tubuh. Berikut ini beberapa alasannya:

  • Terlalu kaya karbohidrat

Mie dan nasi merupakan dua jenis makanan yang mengandung karbohidrat. Sehingga bila dicampur dengan keduanya, maka asupan karbohidrat akan meningkat dan menghilangkan rasa lapar. Maka dari itu, asupan gizi lain yang harusnya Anda penuhi menjadi tidak terpenuhi. Padahal tubuh anda memerlukan kebutuhan nutrisi lain seperti protein, lemak dan mineral.

Baca Juga: Nutrisi Penting Pada Buah Kurma Untuk Ibu Hamil

  • Meningkatkan risiko diabetes melitus

Kandungan kalori yang tinggi pada nasi dan mie instan sangat tinggi, sehingga bila keduanya diolah secara bersamaan, maka akan menghasilkan olahan berupa gula yang memenuhi tubuh. Kerja organ pankreas menjadi lebih keras, bahkan sampai menyebabkan kerusakan di pankreas. Apabila telah terjadi kerusakan, maka organ pankreas tidak mampu memisahkan antara gula dan darah dan menyebabkan kedua zat tersebut menyatu dan tidak bisa terfilter. Sehingga, saat anda kencing akan mengandung gula.

  • Meningkatkan risiko kerusakan organ hati

Kandungan karbohidrat yang berlebihan didalam tubuh akan dipecah menjadi zat lain, seperti misalnya Anda kekurangan nutrisi lemak, maka karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Dari pemrosesan lemak ini akan di transfer ke organ hati sebagai pembantu sistem pencernaan metabolisme. Bila organ hati menjadi tempat menumpuknya sel lemak baik, itu berarti keadaan normal. Namun, bila hati dipenuhi dengan lemak jahat, sebaiknya anda harus segera berkonsultasi

  • Meningkatnya risiko tekanan darah tinggi

Didalam mie instan terdapat zat sodium yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dalam tubuh. Bahkan, mie instan juga bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung misalnya.

  • Meningkatkan risiko kanker

Salah satu penyebab terkena kanker adalah pola hidup yang tidak sehat, pola makan yang tidak teratur. Makan mie instan menjadi salah satu jenis makanan yang sebaiknya anda hindari. Bila anda tetap ingin mengkonsumsinya, sebaiknya konsumsi 2 kali dalam seminggu.

  • Mengganggu sistem pencernaan

Orang yang terlalu banyak atau terlalu sering mengkonsumsi mie instan dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada sistem pencernaannya. Salah satunya akan menimbulkan gejala mulas atau diare. Karena, tubuh membutuhkan waktu sekitar 2 hari untuk mencerna mie instan. Oleh sebab itulah, sangat berbahaya bila anda terlalu sering atau terlalu banyak mengkonsumsi mie instan

Baca Juga: Obat Asam Lambung

  • Kandungan mie instan yang tidak baik

Mie instan merupakan salah satu makanan cepat saji atau junk food, seperti yang anda ketahui, bahwa didalam junk food ini terdapat banyak bahan kimia seperti pengawet misalnya, serta tidak memiliki kandungan protein dan vitamin, bahkan serat. Mie instan hanya mengandung lemak dan karbohidrat saja. Hal inilah yang menyebabkan kenapa mie instan sangat berbahaya.

Untuk menyiasatinya, anda tidak perlu makan mie dicampur nasi. Cukup dengan mengkonsumsi mie kemudian dicampur dengan sayuran, kornet, daging, telur ceplok. Selain dapat mengenyangkan, dengan cara ini juga anda dapat menyeimbangkan kebutuhan nutrisi tubuh juga. Selain itu, sebaiknya Anda juga tidak menggunakan bumbu dari kemasan mie instan tersebut dan alangkah baiknya Anda meraciknya sendiri. Hal tersebut dapat membuat lebih aman dan sehat.

| Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *