Kenali Penyakit Berbahaya TORCH Untuk Janin

Kehamilan adalah momen paling membahagiakan bagi pasangan suami istri. Lahirnya seorang anak yang sehat dan kuat menjadi dambaan semua orang tua, namun pada kenyataannya ibu hamil juga tidak lantas terhindar dari penyakit. Pada kasus tertentu ada wanita hamil yang terinfeksi TORCH yang akibatnya akan menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kecacatan, bahkan kematian.

Apakah Anda tahu tentang penyakit TORCH ini? jika belum, kami akan memberikan sedikit informasi penting bagi Anda tentang TORCH ini. Agar Anda bisa mencegah serta menjaga janin Anda tetap sehat sampai waktu kelahiran.

Penyakit TORCH

 torchTORCH merupakan akronim dari beberapa infeksi jenis penyakit bawaan yang akan berbahaya untuk janin bila diderita oleh ibu hamil. TORCH ini adalag istilah gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Semua jenis infeksi ini, berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil.

Penyakit-penyakit ini dengan mudah akan menginfeksi janin dalam kandungan seorang ibu yang sedang hamil. Penyakit yang merupakan bagian dari TORCH terdiri atas virus dan juga beberapa bakteri.

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit Toxoplasma gondii (T. gondii), yang keberadaannya cukup umum di seluruh dunia. Toxoplasmosis terkenal sebagai salah satu penyakit yang harus diwaspadai pada ibu hamil. Penyakit ini menular pada keturunan. Bisa jadi anak pertama dan kedua sehat, tetapi anak ketiga cacat atau mengalami epilepsy dan autisme.

Rubella

Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Walaupun rubella dan campak sama-sama menyebabkan ruam kemerahan pada kulit, tapi rubella ini berbedadari campak. Penyakit ini lebih ringan dari campak. tetapi bila menyerang wanita yang sedang hamil, rubella berpotensi tinggi dapat menyebabkan sindrom rubella kongenital atau bahkan kematian bayi dalam kandungan, terutama sebelum usia kehamilan memasuki 5 bulan.

Gejala yang perlu diketahui antara lain:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Hidung tersumbat atau beringus.torch pada janin
  • Tidak nafsu makan.
  • Iritasi ringan pada mata.
  • Pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher.
  • Ruam berbentuk bintik-bintik kemerahan yang awalnya muncul di wajah lalu menyebar ke badan, tangan, dan kaki.
  • Ruam ini umumnya berlangsung selama 1-3 hari.
  • Nyeri pada sendi, terutama pada penderita remaja wanita.

Cytomegalovirus

Cytomegalovirus atau yang lebih dikenal dengan CMV adalah salah satu bentuk virus yang menyerupai virus herpes. Pada penderita yang terinfeksi oleh Cytomegalovirus maka gejalanya menyerupai flu bahkan beberapa mengalami tanpa gejala.

Bila ibu hamil terserang infeksi ini maka ibu hamil akan mengalami keguguran terus menerus atau bayi yang ada di dalam kandungannya akan lahir dalam keadaan cacat seperti pembesaran atau pengecilan kepala, lahir dengan usus keluar, kaki dan tangan jadi bengkok dan hidrosepalus.

Herpes

Waspadai penyakit herpes ini karena herpes dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Penyakit herpes ini bisa menyebabkan keguguran, penularan virus dari kulit kelamin ibu ke bayi pada saat persalinan dan juga kerusakan syaraf janin. Herpes merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus.

Penyakit herpes dibedakan menjadi dua yaitu herpes simpleks dan juga herpes zoster. Herpes simpelks umumnya menyerang mulut dan bibir bahkan ada juga yang bersarang pada kelamin sedangkan pada herpes zoster maka bagian kulit badan akan terserang, biasanya menyerang satu sisi tubuh saja.

Toxo, Rubella, CMV, Herpes bisa mengakibatkan rusaknya vertilitas pada ibu hamil. Sel telur pada ibu hamil dirusak oleh virus tersebut sehingga sel telur mengecil dan tidak dapat dibuahi. Ini juga bisa menyebabkan terbentuknya mioma, penyumbatan pada ubu hamil, sehingga sel telur tidak bisa dibuahi dan mengakibatkan sulit hamil.

Perlu Anda jetahui bahwa penyakit Toxo, Rubella, CMV, dan Herpes buka hanya jenis virus yang bisa menyeran ibu hamil saja. tapi siapaun juga bisa terinfeksi virus tersebut. Jadi tetaplah waspada dan tetap menjaga kesehatan dengan cara merubah pola hidup Anda menjadi lebih baik.

Baca Juga Artikel:

Pengobatan Herbal Kelainan Penis Untuk Bayi Dan Anak
Penyebab Dan Bahaya Berkeringat Berlebih Saat Tidur
Obat Sakit Kepala Sebelah Kanan Yang Tak Kunjung Sembuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *