Cara Mengatasi Dehidrasi Saat Terkena Demam Berdarah

60 persen tubuh kita terdiri dari cairan, yaitu air dan ion. Jaringan dan organ dalam tubuh kita membutuhkan cairan agar berfungsi dengan baik.

Minum aiar minimal 6 sampai 8 gelas perhari merupakan hal sederhana untuk menghindari dehidrasi. Tapi bagaimana saat terserang penyakit demam berdarah?

Ketika seseorang sedang demam tinggi sampai mengeluarkan keringat hal tersebut bisa mngurangi cairan yang ada pada tubuhnya sehingga orang tersebut bisa saja mengalami dehidrasi. Demam berdarah dengue adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk betina, umumnya Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue, yang menggigit manusia.

dehidrasi saat terkena demam berdarahSalah satu kondisi yang perlu diwaspadai mengenai DBD adalah dehidrasi yang terjadi akibat muntah, demam tinggi , kebocoran cairan darah dan hilangnya nafsu makan. Sekitar 20 % pengidap DBD yang kekurangan volume cairan darah pada tubuhnya.

Untuk mengembalikan hilangnya cairan tersebut hanya ada satu cara efektif yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memberikan cairan yang mengandung ion seperti yang biasa diberikan pada pasien diare.
Air mineral saja tidak cukup. Karena cairan yang hilang oleh tubuh terdiri dari air dan ion, jadi harus diganti dengan sama. Minuman yang mengandung ion adalah pengganti cairan yang paling ideal untuk mengatasi dehidrasi.

Sebab minuman yang mengandung ion terdapat sejumlah kandungan mineral elektrolit yang tepat seperti magnesium, sodium, potasium, dan kalsium. Ini adalah mineral yang sama di cairan alami tubuh, sehingga menjadi pengganti yang tepat. Cairan yang mengandung ion juga bisa mencegah penggumpalan darah di dalam pembuluh darah.

Untuk sekedar informasi Anda perlu mengetahui beberapa bahaya dari dehidrasi. Ada sejumlah bahaya dehidrasi dan efeknya pada tubuh yaitu:

Kelelahan: Anda akan merasa lebih cepat lelah dan lemas karena dehidrasi ini mengakibatkan aktivitas enzim di dalam tubuh terhambat.

Tekanan darah tinggi: Saat mengalami dehidrasi, darah akan menjadi kental yang bisa menyebabkan penyumbatan darah dan akhirnya tekanan darah Anda akan naik.

Asma dan alergi: Ketika tubuh mengalami dehidrasi, tubuh Anda akan mempersempit jalur pernafasan sebagai saran untuk menghemat cairan dan hal tersebut bisa menimbulkan asma dan alergi.

Nyeri dan kaku pada persendian: Tulang rawan yang menjadi bantalan dari semua persendian akan menjadi lemah dan sendi menjadi lambat yang menimbulkan nyeri saat kekurang cairan.

Gangguan kandung kemih dan ginjal: Saat dehidrasi, akumulasi tubuh dari racun dan limah asam akan menciptakan lungkungan bakteri berkembang dapat menyebabkan ginjal dan kandung kemih lebih beresiko terkena infeksi peradangan dan rasa nyeri.

Selain itu dehidrasi juga bisa menyebabkan sembelit, kolesterol, penyakit kulit dan gangguan pencernaan lainnya. Selain pencegahan dehidrasi, pemberian obat anti demam, pengawasan jumlah trombosit dan hematokrit, serta mewaspadai tanda-tanda perdarahan menjadi kunci penting pengobatan demam berdarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *