Bahaya Refluks Asam Lambung Bagi Organ Tubuh Lain

Asam lambung atau gastric acid adalah cairan yang terdiri dari asam hidroklorik yang diproduksi dalam lambung dan berfungsi untuk mencerna makanan dan membunuh bakteri yang masuk ke dalam sistem pencernaan. Namun, jika produksi asam lambung berlebih akan menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan, terutama bagi lambung itu sendiri.

Produksi asam lambung berlebih berpotensi memicu gas berlebih di perut sehingga penderitanya merasa kembung dan kemudian bersendawa. Gejala lain sering kali disertai dengan sensasi terbakar di lambung (heart burn). Saat asam lambung kembali naik ke saluran esofagus atau kerongkongan maka muncul kondisi yang disebut acid reflux atau Gastrointestinal Reflux Disease (GERD). Refluks asam lambung ini bisa menyebabkan korosi sehingga menimbulkan luka pada lambung, rasa tidak nyaman, iritasi, sensasi terbakar di dada. Dan yang perlu Anda waspadai adalah refluks asam lambung tidak hanya berdampak pada esofagus, namun juga berdampak pada organ tubuh lain terutama jika refluks telah terjadi cukup lama. Dan berikut ini bahaya refluks asam lambung bagi organ tubuh lain.

Bahaya Refluks Asam Lambung Bagi Organ Tubuh Lain

Bahaya Refluks Asam Lambung Bagi Organ Tubuh Lain

Esofagus
Refluks asam lambung kronis bisa mengiritasi dan merusak saluran esofagus, menyebabkan luka terbuka atau borok pada lambung yang bisa berdarah dan terasa sakit. Ketika luka sembuh, kemungkinan akan muncul bekas luka dan membuat saluran esofagus menyempit.

Individu dengan keluhan refluks asam lambung berkepanjangan mengembangkan kondisi Barrett esophagus yang membuat sel-sel di bagian bawah berbentuk seperti sel perut. Mereka pun berisiko tinggi terkena kanker esofagus.

Tenggorokan dan pita suara
Refluks asam lambung terkadang bisa naik dari perut ke esofagus bagian atas dan tumpah di tenggorokan serta laring, atau pita suara. Laring serta bagian lain di tenggorokan jauh lebih sensitif terhadap asam dibandingkan area perut atau esofagus. Kondisi ini menyebabkan gejala berupa suara serak, batuk kronis, atau sakit tenggorokan.

Mulut dan gigi
Asam lambung yang masuk ke dalam bagian belakang tenggorokan bisa menimbulkan rasa pahit atau asam di mulut serta napas bau. Asam yang sampai ke gigi juga menyebabkan gigi busuk. Hal ini terjadi ketika refluks asam lambung terjadi saat seseorang tertidur atau berbaring dalam posisi horizontal sehingga meningkatkan kemungkinan asam masuk ke mulut. Dalam posisi tegak, gravitasi mencegah asam lambung mengalir jauh dari dari perut.

Mulut kering, bisa disebabkan oleh refluks asam lambung atau pengobatannya, juga berkontribusi pada risiko gigi busuk karena efek proteksi air liur terhadap bakteri tidak bekerja.

Paru-paru dan saluran napas
Tak diragukan bahwa refluks asam lambung bisa memicu asma serta memperburuk kondisi individu yang memang telah lebih dulu memiliki keluhan asma. Refluks asam lambung yang berlangsung lama juga dikaitkan dengan pengembangan bronkhitis kronis, emphysema, dan pneumonia.

Sinus dan gangguan telinga
Refluks asam lambung yang melewati esofagus terkadang bisa menyebabkan masalah sinus. Beberapa orang yang mengalami inflamasi sinus berkepanjangan bisa jadi keluhan tersebut disebabkan oleh refluks asam lambung.

Refluks asam bisa mengganggu tuba eustachia, tuba yang menghubungkan telinga dengan tenggorokan. Hal ini bisa berujung pada infeksi saluran tengah telinga.

Nah, jadi bagi Anda yang sering mengeluh sakit dibagian lambung karena tingkat kadar asam lambung dalam tubuh meningkat, segeralah untuk memeriksakan diri pada dokter untuk mendapatkan obat asam lambung yang cocok untuk Anda dan tepat dalam meredakan asam lambung Anda.

| Bahaya Refluks Asam Lambung Bagi Organ Tubuh Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *