Apa Saja Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Petai?

Petai atau orang sunda biasa memanggilnya dengan peuteuy ini memiliki ciri khas yaitu dapat menyebabkan bau mulut. Namun, dibalik itu semua siapa sangka ternyata buah petai ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Baca Juga: Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi

Buah petai mengandung berbagai kandungan nutrisi seperti protein, karbohidrat, fosfor, kalium, vitamin A, vitamin C, zat besi, gula alami dan mineralnya ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan buah apel. Maka dari itu, walaupun memiliki bau yang tak sedap tetapi Petai juga memiliki manfaat yang cukup besar bagi kesehatan.

Manfaat Mengonsumsi Petai Bagi Kesehatan

Manfaat Mengonsumsi Petai Bagi Kesehatan

Dilihat dari beragam kandungan yang dimiliki petai, tentunya petai memberikan manfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu:

  • Mencegah depresi

Petai memiliki kandungan tryptophhn yang merupakan sejenis protein yang diganti tubuh jadi serotonin sehingga membuat pengonsumsinya rileks, memperbaiki mood dan merasa bahagia. Hal ini juga telah terbukti dari hasil survey yang dilakukan mind diantara pasien-pasien depresi banyak orang yang jadi tambah baik setelah mengonsumsi petai.

  • Mengatasi masalah PMS

Ketika Anda mengalami Pre Menstruasi Syndrome atau bad mood saat menstruasi atasi dengan mengonsumsi petai, karena didalamnya terdapat kandungan vitamin B6 yang dapat mengatur kandungan gula darah yang bisa mengembalikan mood Anda.

  • Mencegah anemia

Kandungan zat besi yang tinggi, membuat petai merangsang produksi sel darah merah serta menolong jika berlangsung anemia.

  • Menurunkan tekanan darah tinggi

Kandungan kalium yang tinggi namun rendah garam membuat petai sangat berkhasiat dalam memerangi tekanan darah. Saking tingginya, hingga fda Amerika mengizinkan perkebunan petai untuk lakukan klaim resmi tentang kekuatan buah petai saat menurunkan efek tekanan darah dan stroke.

  • Mendorong kekuatan otak

200 siswa inggris di twickenham ( middlesex ), inggris, tertolong didalam ujian sekolah berkenaan mengonsumsi pete pada waktu sarapan, istirahat serta makan siang. riset sudah menunjukkan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi bisa menolong studi membantu siswa makin waspada.

  • Menjaga kesehatan pencernaan

Kandungan seat atau dietari fibers yang tinggi membuat petai sangat baik untuk saluran pencernaan. Petai dipakai sebagai makanan untuk menjaga pencernaan dikarenakan struturnya yang lembut serta halus. Buah ini juga dapat menetralkan asam lambung serta mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan didalam lambung.

  • Obat mabuk

Petai dapat menolong menengkan perut serta dengan pertolongan madu dapat menambah kandungan gula darah yang hilang. Namun, susu dapat menenangkan serta kembali melakukan perbaikan kandungan cairan didalam tubuh. Salah satu cara membuat obat mabuk dari petai yaitu dengan membuat milkshake petai yang dicampur dengan madu.

  • Mencegah berat badan berlebih atau kegemukan

penelitian di institut of psychology, austria menemukan bahwa tekanan pada waktu kerja banyak orang yang menggapai makanan yang menenangkan layaknya coklat serta keripik. dengan sample 5. 000 pasien di rumah sakit, peneliti memperoleh bahwa kebanyakan orang menjadi gemuk lantaran tekanan kerja yg tinggi. Laporan menyimpulkan  bahwa untuk hindari nafsu ngemil ini, kita perlu mengendalikan kandungan gula didalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat pete setiap dua jam sekali untuk menjaga kadarnya konsisten.

  • Menurunkan efek stroke

Menurut riset didalam the new england journal of medicine makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari dan dapat menurunkan risiko kematian dikarenakan stroke hingga 40%.

Masih banyak lagi manfaat yang bisa diambil dari mengonsumsi petai, namun alangkah baiknya untuk menghindari konsumsi petai secara berlebihan.

| Manfaat Mengonsumsi Petai Bagi Kesehatan

Tahukah Anda Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi?

Kebanyakan orang mengkonsumsi mie ditemani dengan nasi, namun tahukah anda bahaya makan mie dicampur nasi?

Orang Indonesia sering bilang, “Kalau belum makan nasi, itu namanya belum makan”. Jadi, meskipun sudah makan mie, namun kalau belum mencampurnya dengan nasi sama saja belum makan.

Maka dari itulah, kebanyakan orang Indonesia makan mie dan dicampur dengan nasi. Namun, dibalik kenikmatan dan kelezatan makan mie instan yang dicampur nasi, disitu terdapat beberapa bahaya untuk kesehatan.

Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi

Bahaya Makan Mie di Campur Nasi

Menurut ungkapan Dr. Oz Indonesia, memakan mie dengan nasi ternyata sangat tidak baik untuk tubuh. Berikut ini beberapa alasannya:

  • Terlalu kaya karbohidrat

Mie dan nasi merupakan dua jenis makanan yang mengandung karbohidrat. Sehingga bila dicampur dengan keduanya, maka asupan karbohidrat akan meningkat dan menghilangkan rasa lapar. Maka dari itu, asupan gizi lain yang harusnya Anda penuhi menjadi tidak terpenuhi. Padahal tubuh anda memerlukan kebutuhan nutrisi lain seperti protein, lemak dan mineral.

Baca Juga: Nutrisi Penting Pada Buah Kurma Untuk Ibu Hamil

  • Meningkatkan risiko diabetes melitus

Kandungan kalori yang tinggi pada nasi dan mie instan sangat tinggi, sehingga bila keduanya diolah secara bersamaan, maka akan menghasilkan olahan berupa gula yang memenuhi tubuh. Kerja organ pankreas menjadi lebih keras, bahkan sampai menyebabkan kerusakan di pankreas. Apabila telah terjadi kerusakan, maka organ pankreas tidak mampu memisahkan antara gula dan darah dan menyebabkan kedua zat tersebut menyatu dan tidak bisa terfilter. Sehingga, saat anda kencing akan mengandung gula.

  • Meningkatkan risiko kerusakan organ hati

Kandungan karbohidrat yang berlebihan didalam tubuh akan dipecah menjadi zat lain, seperti misalnya Anda kekurangan nutrisi lemak, maka karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Dari pemrosesan lemak ini akan di transfer ke organ hati sebagai pembantu sistem pencernaan metabolisme. Bila organ hati menjadi tempat menumpuknya sel lemak baik, itu berarti keadaan normal. Namun, bila hati dipenuhi dengan lemak jahat, sebaiknya anda harus segera berkonsultasi

  • Meningkatnya risiko tekanan darah tinggi

Didalam mie instan terdapat zat sodium yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dalam tubuh. Bahkan, mie instan juga bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung misalnya.

  • Meningkatkan risiko kanker

Salah satu penyebab terkena kanker adalah pola hidup yang tidak sehat, pola makan yang tidak teratur. Makan mie instan menjadi salah satu jenis makanan yang sebaiknya anda hindari. Bila anda tetap ingin mengkonsumsinya, sebaiknya konsumsi 2 kali dalam seminggu.

  • Mengganggu sistem pencernaan

Orang yang terlalu banyak atau terlalu sering mengkonsumsi mie instan dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada sistem pencernaannya. Salah satunya akan menimbulkan gejala mulas atau diare. Karena, tubuh membutuhkan waktu sekitar 2 hari untuk mencerna mie instan. Oleh sebab itulah, sangat berbahaya bila anda terlalu sering atau terlalu banyak mengkonsumsi mie instan

Baca Juga: Obat Asam Lambung

  • Kandungan mie instan yang tidak baik

Mie instan merupakan salah satu makanan cepat saji atau junk food, seperti yang anda ketahui, bahwa didalam junk food ini terdapat banyak bahan kimia seperti pengawet misalnya, serta tidak memiliki kandungan protein dan vitamin, bahkan serat. Mie instan hanya mengandung lemak dan karbohidrat saja. Hal inilah yang menyebabkan kenapa mie instan sangat berbahaya.

Untuk menyiasatinya, anda tidak perlu makan mie dicampur nasi. Cukup dengan mengkonsumsi mie kemudian dicampur dengan sayuran, kornet, daging, telur ceplok. Selain dapat mengenyangkan, dengan cara ini juga anda dapat menyeimbangkan kebutuhan nutrisi tubuh juga. Selain itu, sebaiknya Anda juga tidak menggunakan bumbu dari kemasan mie instan tersebut dan alangkah baiknya Anda meraciknya sendiri. Hal tersebut dapat membuat lebih aman dan sehat.

| Bahaya Makan Mie Dicampur Nasi