Pemicu Nyeri Dada Akibat Naiknya Asam Lambung

Nyeri dada tidak hanya terjadi pada penderita serangan jantung. Kadang naiknya asam lambung atau refluks bisa menyebabkan nyeri dada. Hal ini dikarenakan, cairan lambung yang bersifat asam bisa menyebabkan rasa nyeri ketika asam lambung naik ke kerongkongan yang letaknya di sekitar rongga dada.

Berikut ini pemicu nyeri dada akibat naiknya asam lambung pada seseorang.

Pemicu Nyeri Dada Akibat Naiknya Asam Lambung

nyeri dada akibat asam lambungKopi

Baik yang mengandung kafein maupun yang decaffeinated, segala jenis kopi bisa memicu produksi asam lambung. Secangkir atau dua cangkir sehari biasanya tidak akan menyebabkan masalah. Namun, jika sudah terlalu banyak maka asam lambung bisa berbalik ke arah kerongkongan dan memicu nyeri dada.

Baca Juga: Obat Tukak Lambung Alami

Ngemil tengah malam

Dalam posisi duduk, gaya gravitasi akan makin memudahkan makanan untuk turun dari kerongkongan ke lambung. Kebiasaan langsung tidur setelah ngemil membuat efek gravitasi berkurang sehingga makanan di lambung bisa berbalik ke arah kerongkongan dengan membawa asam lambung.

Ikat pinggang terlalu kencang

Ahli jantung dari Cedars Sinai Heart Institute, Prediman Krishan Shah, MD mengatakan ikat pinggang yang terlalu ketat menyebabkan tekanan di perut meningkat. Tekanan ini memaksa katup yang membatasi lambung dengan kerongkongan bekerja lebih keras, sehingga bisa gagal mencegah naiknya asam lambung.

Perut Gemuk

Salah satu faktor risiko terbesar pada refluks asam lambung adalah kegemukan. Makin berat beban yang terpusat di perut, makin besar tekanan di daerah tersebut sehingga jalur pencernaan makanan menuju lambung lebih berisiko untuk berbalik arah.

Itulah beberapa jenis pemicu nyeri dada akibat naiknya asam lambung. Semoga bermanfaat

| Pemicu Nyeri Dada Akibat Naiknya Asam Lambung

Tips Menjalankan Puasa Bagi Penderita Asam Lambung

Puasa merupakan ibadah yang wajib untuk dikerjakan sebulan dalam setahun. Seperti halnya sholat, Allah memberikan kemudahan-kemudahan bagi hambaNya dalam menjalankan ibadah puasa. Orang sakit, ibu hamil dan menyusui, orang yang sudah tua, pekerja keras, dll diberikan pilihan untuk tidak berpuasa. Tentunya kemudahan ini tidak lantas dijadikan alasan bagi yang masih mampu untuk tidak berpuasa. Beberapa diantara kita menggunakan alasan sakit asam lambung agar bisa berbuka. Lalu bagaimana cara mengantisipasi gangguan asam lambung ketika berpuasa? Berit ini tips menjalani puasa bagi penderita asam lambung

Tips Menjalankan Puasa Bagi Penderita Asam Lambung

tips menjalankan puasa

Wajib makan sahur

Penderita asam lambung diharuskan makan sahur untuk menyiapkan energi dan mencegah lambung dalam keadaan kosong sehingga tingkat keasaman lambung dalam batas normal. Bagi penderita yang mengkonsumsi obat asam lambung, jangan lupa memakannnya saat sahur.

Menyegerakan saat berbuka

Segera berbuka saat adzan magrib tiba karena perut anda sudah kosong beberapa jam yang lalu. Santap minuman manis dan hangat, kemudian makan makanan ringan yang manis seperti kurma. Maknan tinggi glukosa akan mudah diserat sehingga tidak meningkatkan asam lambung. Biasakan sholat magrib sebelum makan nasi dan lauk pauknya agar lambung anda tidak kaget.

Makan secukupnya

Hal ini dimaksudkan agar dinding lambung berkontraksi dengan rileks, serta menghindari peregangan dinding lambung yang berlebihan.

Hindari tidur setelah sahur

Langsung tidur setelah makanan dapat meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak peristaltik pankreas. Karenanya proses pencernaan berjalan lebih cepat saat tidur sehingga anda akan merasa lapar ketika bangun.

Melakukan aktivitas

Aktivitas akan merangsang otak mengeluarkan hormon katekolamin yang berfungsi mengurangi asam lambung dan enzim pencernaan, mengurangi gerak usus, serta menghancurkan cadangan glikogen dan lemak. Hormon ini juga menyebabkan pankreas memproduksi insulin matang yang membuat kadar gula darah dalam keadaan normal.

Hindari stress

Stress akan memacu metabolisme sehingga asam lambung meningkat yang menyebabkan kerusakan dinding lambung. Hindari stress dengan banyak beribadah

Konsumsi obat secara teratur

Jadwal konsumsi obat sakit asam lambung bisa anda rubah menjadi saat sahur, berbuka dan sebelum tidur. Ada baiknya anda mencoba konsumsi obat herbal seperti QnC Jelly Gamat agar tidak mengganggu fungsi ginjal.

| Tips Menjalankan Puasa Bagi Penderita Asam Lambung

Artikel Terkait

Dampak Negatif Dari Kebiasaan Tidur Setelah Sahur

Dampak Negatif dari Kebiasaan Tidur Setelah Sahur

Kebanyakan orang kerap tidur setelah sahur. Padahal kebiasaan tidur setelah makan memberi dampak negatif bagi kesehatan. Simak selengkapnya dampak negatif dari kebiasaan tidur setelah sahur bagi kesehatan

Dampak Negatif dari Kebiasaan Tidur Setelah Sahur

tidurMeningkatkan Risiko Penyakit Stroke

Menurut sebuah penelitian, kondisi refluks asam lambung memicu apnea tidur yang berkaitan dengan stroke. Sementara teori lain mengatakan kalau sistem pencernaan yang tidak lancar mempengaruhi kinerja tekanan darah dan kadar gula yang meningkatkan risiko stroke.

Terjadi Peningkatan Berat Badan

Hal ini terjadi disebabkan tubuh tidak memiliki kesempatan untuk membakar kalori dari makanan yang dikonsumsi.

Terjadi Heartburn

Heartburn merupakan sensasi terbakar yang menyakitkan di sekitar ulu hati hingga kerongkongan akibat refluks asam lambung. Ketika berbaring setelah makan, sistem pencernaan memang bekerja terlalu keras sehingga meningkatkan risiko refluks asam lambung yang bisa naik dari lambung sampai ke kerongkongan. Tidur setelah sahur biasanya kurang nyenyak dan sering bermimpi buruk.

Refluks Asam

Ini terjadi ketika katup antara perut dan esofagus tidak tertutup secara sempurna. Hal ini bisa terjadi ketika tubuh sedang berbaring. Akibatnya, asam dari lambung naik ke tenggorokan. Kondisi ini tentu membahayakan, terutama bagi penderita maag.

Itulah dampak buruk dari kebiasaan tidur sehabis sahur. Untuk itu, hindari kebiasaan tersebut untuk menjaga kesehatan lambung anda.

 

| Dampak Negatif dari Kebiasaan Tidur Setelah Sahur

 

Artikel Terkait

Obat Luka LambungĀ  Alami